5 MUSIM
Musim Pertama
Pencarian. memang merengut seluruh pikiran.
Dibenam aku dalam sabar yang dipuja–jelangi penantian.
Namun itu semua hampa tiada kini
aku akan berangkat lebih indah
–dalam degup-degup penuh putusan
Aku telah menemu kalimat-Nya.
Aku menemu dirimu..
——————
Musim Kedua
Aku suka apapun mengenaimu
Saat kamu terpendar terang, ataupun gelap. Kelam
–Seperti hari-hari ku selama ini..
Maka mohon jadikanlah kamu sepertinya
biar dapat ku jiwai setiap saat…
Kuhirup setiap detik mengharunya.
Dan kita pun meraja di atas pendakian hidup.
——————
Musim Ketiga
Kenapa harus ingkari segala janji?
kenapa harus terselip ragu dalam barisan kata-kata?
Menunggu. Rindu. Bosan. Membeban. Benci
Rupanya suasana yang tercipta terlalu enggan berpihak.
Aih, hatiku terlampau lelah untuk berkedip.
——————-
Musim Keempat
Waktu terus memanggil kita untuk lebih ramah. Pada kenyataan.
Maafkan. karena kita yang kemarin mungkin terlalu tergesa.
Kini berpaling kita dan memadu lagi.. mohon biar mengalir tiada rentan.
Samudera dirimu, aku masih ingin mengukur dalamnya.
——————-
Musim Terakhir
Setia
Satu yang tak pernah aku pinta
untuk kamu bingkai secara istimewa
lalu dengan senyum sejuta hangat kamu
menatap harap seraya berucap: ini untukmu.
karea walaupun sebagaimana kamu,
–kurangmu. lebihmu– aku tetap mencintaimu.
keyakinan? itu pasti.
Jadi mau apa lagi?
Berawal dari komennya Rima, lagi2 saya copas dari koleksi lama saya. Sudah pernah terbit di Rileks, blog saya terdahulu, maupun di catatan2 teman2 saya yang sengaja mengutip ataupun menyalin semua teks puisi di atas.
Dibuat di Jakarta-Depok medio 2003, lagi2 rasanya puisi ini belum final. Puisi ini menceritakan perjalanan seseorang *bukan saya* dengan pasangannya… ya iya lahhh namanya juga masih SMA suka nulisnya yang begonoan… *well gak juga sih*… Seingat saya, ada satu nama: Gita Amanda Jatnikawati. Siapa dia? sepertinya yang pada salah satu bagian puisi ini saya persembahkan buat dia.
Maunya sih dibuat short movie… bisa gak ya?
Harus!
Filed under: current affairs, moodlog , gita, puisi, rima, sma

Recent Comments