senyum & tularkan!™

Icon

an invitation to care.

“Respon Dung!”

Mode itu selalu berputar. Buktinya kemarin saya melihat wanita cantik sedang berjalan di teras Bandung Indah Plaza dengan memakai celana jeans dengan batas atas di pinggang. saya tanya Inday, dia jawab memang sepertinya trend itu balik lagi.

Read the rest of this entry »

Filed under: Indonesia & Minangkabau, current affairs, media & literature , ,

Gak Suka Produk dari Gery

Pengalaman menonton TV haruslah menyenangkan. Boleh ada perang tapi musti menghibur.

Read the rest of this entry »

Filed under: marketing & branding, media & literature , , , ,

Merah Padma

Kekurangcermatan seorang penulis asing ( Perancis? ) membuat ungkapan “Merah Padma” menjadi “Merah Padam.”

Read the rest of this entry »

Filed under: Indonesia & Minangkabau, media & literature , , , ,

Penyakit Discomgoogolation?

Ahai! situs copas akhirnya saya copas juga hehehe… dari detikInet saya baca:

Berdasarkan studi yang dilakukan terus menerus, kini psikolog mengungkapkan sebuah penyakit baru terkait dengan perilaku kecanduan internet.

Read the rest of this entry »

Filed under: media & literature, social & environment , , ,

Perihal kampanye dibalik Gathering Rileks



Ternyata mereka–Heri Kurniawan a.k.a. Superbad, Ihsan Jambak a.k.a. Jambak, dan Nurul Fajri Barorah a.k.a. Nuyuy–memberikan selebaran gelap berupa kampanye mereka menuju 2009 nanti. Tak disangka gathering forum Rileks tercinta, forum komunitas dalam kampus ITB, disusupi hal-hal berbau politis seperti ini. Mending seperti forum anakUI.com saja deh, udah gak berbau politis dan dapat diakses dari luar kampus tanpa VPN lagih..

Untungnya ditengah persaingan 3 kandidat murni dari ITB tersebut, terdapat kampanye untuk pemilih pemula oleh Lizti a.k.a. Liz Crowny yang mengajak untuk lebih awas dalam memilih calon pemimpin.

Mudah-mudahan para kandidat pemimpin ini dapat berkompetisi dengan sehat, dan tidak merugikan konstituennya kelak.

amin.

Filed under: current affairs, media & literature , , ,

Detik yang dinanti, Detik yang dibenci

Berikut adalah list mengapa saya menantikan berita dari Detik.com tiap hari:

1. Menjanjkan berita paling update, setidaknya mendekati janji yang mereka berikan lewat namanya–detik.
2. Melihat update current affairs… sementara ini masalah kesehatan Pak Harto
3. Langsung Skip ke urusan Detikhot.. nyari nama2 yang ditunggu2 seperti Marsha Timothy, Mariana Renata, Nikita Willy (yang sayangnya jarang kena coverage detik :hammer:). Atau berita2 yang bombastis seperti kemben mlorot; Britney topless ketika digrebek polisi… *ck ck ck otak mesum*
4. Melanjut ke sepakbola…. melihat berita tim kesayangan trident Juventus-Chelsea-Bayern Muenchen… dikit lagi euro 2008, jadi ngeliat persiapan tim Jerman juga..*moga2 juara!!*
5. Ini yang lucu, dari sepakbola malah baca Detikinet.. bwakkakka bukan orang IT tapi sok2 baca yang beginian.. standar: ketertarikan kepada dunia seluler dan newmedia.
6. Mencari2 berita yang dilaporkan oleh temen saya, Pratiwi Esther Novita Manik di kolom ekonomi…. akhirnya dari wartawan mading jadi wartawan beneran.. metlamet gan! :beer:
7. Entah kenapa selalu ada perasan kalau mau baca berita selalu ke Detik dulu baru ke Kompas

Sedang kebencian saya makin hari makin menjadi karena:

1. Desainnya masih kacrut… tampaknya mereka gak mau ngerubah warna2 dangdut ituh karena takut pakem strata visual yang memang udah dari jaman mereka online seperti itu.
2. Makin lama makin aneh2 aja judulnya dan menjebak. Judul dan heading berita2 sering menjebak pembaca… sudah merapat ke bentuk jurnalisme kuning nampaknya.. benci! paling benci!
3. Gak ada kategorisasi yang kompak. Maksudnya masak surat dari redaksi aja masuk halaman utama.. begitu pula detikfood.. tahpapa <_<
4.Bahasanya enggak banget. Mau muntah kadang2 tapi gimana lagi, (terasa) paling update sih…
5. Klassemen liga sepakbola gak update! saya jarang buka soccernet.com atau livescore.com jadinya sebagai onestopshooping berita, Detik kurang update masalah ini…
6. Detikhot kadang lebih parah dari siaran infotainment. 100% junk sering ditemukan kalau lagi gak ada yang heboh.
7. Iklannya gak nahan… berantakan banget lah.. sampah visual dan ngelemotin koneksi ajah..

Doh kalo kayak gini mah mesti nahan2… mau benci bilang cinta gak yah?

~preeett!

Filed under: media & literature , , , ,

What is A Posta Capel?

Menurut Wikipedia.id, Anagram adalah salah satu jenis permainan kata, di mana huruf-huruf di kata awal biasa diacak untuk membentuk kata lain atau sebuah kalimat. Anagram sering dipakai sebagai kode. Permainan yang menggunakan anagram antara lain adalah Scrabble dan Boggle. Dalam kedua permainan ini, pemain berusaha membentuk kata-kata dari huruf yg disediakan.

Jadi bertanya2… maka, apakah Posta Capel itu? ternyata teman2 dari SBM ITB angkatan 2009 menjawabnya dengan sebuah produk. Produk? ya karena dalam kurikulum stata 1 SBM ITB mereka diharuskan untuk membuat sebuah perusahaan dengan returnnya yang mencapai 200/300 % kalau tidak salah.

Posta Capel adalah anagram buatan mereka dari kata Laptop Case.. hahahha jadi itu ya… lucu juga, hayo2 kalo pada ada yang mau mesen kunjungi saja website resmi mereka di http://www.postacapel.com . Oh iya, keuntungan dari penjualan ini akan disumbangkan loh! ck ck ck…. kurikulum yang menarik…

Credit to Gabriel Malona yang udah ngasih tau saya… sayang tas laptop ini belum bisa custom soalnya kata vendornya jatohnya mahal sekali. Well, nice try though!

Anyway… for naming a brand.. they have an unique way! this story could be a nice viral marketing… ck ck ck

Filed under: marketing & branding, media & literature, thumblog , , , , ,

Perihal kata ‘lo’ dan ‘lu’

Lagi chatting sama wiwid *yang manggil saya TORUMON <_<* … dia manggil saya ‘lu’ bukan ‘lo’…. sebenernya sih gak ngaruh juga ya, cuman secara fonetis kok saya lebih prefer dipanggil ‘lo’ daripada ‘lu’…asa lebih haluus gituh… tapi gak tau juga ya.. bagaimana menurut anda? ada yang dapat menjelaskan kepada saya lebih dalam? karena saya baru sebatas perasaan….

*duileeee……

(Widiastuti, kesepian ya di selangor?)

Filed under: Indonesia & Minangkabau, media & literature, social & environment , ,

Kaskus dengan forum terbarunya…

Ironis, postingan saya pada kali pertama tahun 2008 ini bukan tentang resolusi, melainkan tentang forum baru di Kaskus.us . Hihihihi biarin ajah, kata Karin juga, “yaah nulis apa kek.. nulis lagu kek..” daripada seperti kuburan gini blog saya….

Yep, dengan adanya Surat Pembaca, para jurig2 online yang tergabung dalam Kaskus juga gak perlu komplain ke Kompas kalau ada yang gak beres. Humm.. seharusnya YLKI juga lebih dekat seperti ini ya? walau dalam dunia maya anything happened, most of it is unrational, and hoaxes..

Ya walau begitu selamat deh buat Kaskus, terimakasih buat punggawa2nya yang udah menyediakan tempat berkeluh kesah semi-fightclub-tanpa lawan… semoga banyak kebaikan yang didapat, minim fitnah…. dan Kaskusers dapat menyikapinya dengan dewasa… amiiinn..

yuk ah Ai! gw udah nulis ayey!

Filed under: current affairs, media & literature , ,

Blog Stats

  • 9,510 hits

This is The Trusmansjah Show!

Liebe. Trusmansjah, Toru, Matasapi; just another parttime blogger and fulltime dreamer. His Passion Tags: Art & Design, Common Room, Identity Design, Indonesia, Media.

Trusmansjah’s Twitter