September 7, 2008 • 4:25 pm
Ahai! situs copas akhirnya saya copas juga hehehe… dari detikInet saya baca:
Berdasarkan studi yang dilakukan terus menerus, kini psikolog mengungkapkan sebuah penyakit baru terkait dengan perilaku kecanduan internet.
Read the rest of this entry »
Filed under: media & literature, social & environment , forum, inday, penyakit
Dan akhirnya lengkap puisi itu, berjudul Kepada Senja, yang telah saya posting medio januari lalu. Apa sebab? Karena memang telah menyeluruh emosi pribadi yang saya titipkan kepada puisi itu. Sedianya memang puisi tersebut saya tulis sebagai pesanan dari Raditia Firnandi yang pada waktu itu sedang kasmaran kepada Dyah Senjani. Namun hari ini lengkap sudah, saya merasa puisi tersebut telah utuh milikku. Tertebak, sudah pasti saya kaitkan terhadap Inday.
Read the rest of this entry »
Filed under: moodlog , inday, kancrid, puisi, rileks
Benar. Entah kenapa ketika ‘jauh’nya sedang ada, selalu saja setiap film dan bacaan yang saya kunyah mengingatkan saya kepada Inday. Hmm… aih! malunya ketika ingin posting seperti ini.. karena beraduknya perasaan saat menyampaikan lewat postingan kali ini menyebabkan takut.. takut keterusan melayu mendayu-dayu…
Read the rest of this entry »
Filed under: moodlog , curhat, inday, kangen, ucu
Bangga boleh dong: sepertinya saya yang pertama mengucapkan selamat di blog heuheu..
Namun apa pasal? tak lain adalah kelahiran keponakannya yang pertama dari adindanya, Anindyah (lupa nama lengkapnya..) Kapan lo nyusul ya Gum? hehhehe… ayo cepet lulus cari kerja nikah deh sana!
Moga-moga Gumi menjadi pemimpin yang baik bagi keluarganya dan keluarga nantinya jikalau sudah beristri *amiiin*
(menulis sambil menunggu senin, selama 5 tahun lebih ini rasanya gak afdhol kalau gak puasa bareng Gumi..)
Filed under: current affairs, social & environment , gumi, metlamet, ponakan
September 5, 2008 • 4:36 pm
Saya orangnya bisa tahan. sahur dengan sekeping kecil coklat belanda *sigh* juga masih kuat untuk shaum hari ini. Orang kurus memang tahan lapar dahaga.
Tapi saya sedang cemburu buta.. entah cemburu karena apa, buta karena apa.. siapa, bagaimana, bla bla bla.. Hal ini membuat laper jadi masalah banget nih jam 4.31 PM WIB inih…
Hmm.. teringat kata temen saya, Yudi Kurniawan a.k.a. Jonny Cassablanca, kalau berada disituasi seperti ini saya bilang saja:
Ah SUdahlah!
Filed under: moodlog , inday, jon, kesel
September 4, 2008 • 5:05 pm

miyabi ikut menyambut ramadhan. etiskah?
Sikap apakah yang akan kalian pilih? darimanakah kalian melihat? dimanakah kalian berpijak?
Hitung punya hitung… tidak etis!
Hitung punya hitung… kreatif!
Hitung punya hitung… melecehkan!
hitung punya hitung… populer!
>gambar saya ambil dari sigi user di Rileks.. tampaknya ada labelnya dari multiply..
Filed under: current affairs , miyabi, ramadhan
Recent Comments